Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2025

gelandang dan bunga desa

Gambar
Aku adalah gelandang yang berkelana kesana kemari mencari desa. Dari sekian desa yang kusinggahi beberapa desa tidak memiliki apa yang kucari Beberapa sisanya ada, namun hampir Karena itu bukan untukku. Saat aku sampai didesamu aku menemukannya. Bunga upoji, bunga yang sekian lama kucari. Kuyakin itu milikku tidak ada takdir milik orang lain didalamnya. Indahnya bunga itu melebihi dari apa yang aku harapkan. Bulan dan tahun dimakan oleh waktu dan perasaan begitu cepat. Sudah hampir 2 tahun ternyata aku merawat, menyiram dan menyayangi bunga tersebut. Akhirnya tekadku matang Tepat pada hari pada tanggal (sesuai hari bahagia pembaca) izinkan aku memintamu menjadi desa untukku. Desa yang akan menghasilkan anak anak periang yang berlari ke tiap tiap sudut desa. Desa yang akan menghasilkan anak anak cerdas untuk membangun desanya. Desa yang akan menghasilkan anak anak yang ramah agar keadaan desa tetap harmonis dan romatis. Tolong katakan pintu jika kau memang yakin tanpa ada paksaan. Tolon...

Berapa orang?

Gambar
Akhir akhir ini kau sering sekali mampir kepikiranku Padahal hanya beberapa kali kita ketemu Semuapun berjalan biasa saja Tidak ada yang istimewa Kita mengobrol Kita bercanda  Aku denganmu  Dengan teman temanmu  Dan teman teman kita Sehingga menurutku aneh jika kau sering mampir Kadang dipagi buta Kadang di sore muram Seringkali dimalam sepi Kau mampir Dengan wajah jelas yang terbayang Menghidupkan malam yang cukup sepi Orang bilang itulah jatuh cinta Kau tak sadar dengan perasaanmu Tapi hatimu tau apa yang sebenarnya sedang terjadi Tapi jika memang aku benar jatuh cinta Satu tanyaku padamu Ada berapa banyak orang dihatimu malam ini?