Postingan

Aku Ingin

Gambar
Aku ingin mecintaimu secara ugal ugalan Seperti supir angkot yang dikejar setoran disaat macet Aku ingin mecintaimu secara ugal ugalan Seperti pagi hari di waktu kerja di stastiun manggarai Tapi sebelum aku mecintaimu Tolong singkirkan dulu kebohongan dimulutmu Tak sudi aku, Jika kukecup bibir menggodamu  namun masih ada nama orang lain yang terselip disela sela gigimu

Dibiarkannya Perasaan Ini Mati Dengan Sendirinya

Gambar
Biarkan aku tertidur pulas Dipeluk hatimu yang culas Yang didalamnya tersimpan banyak nama wanita yang belum kau ikhlaskan Jangan beri aku belas kasih Biarkan kebodohan ini pergi dengan sendirinya nanti juga aku tersadar Betapa bodohnya aku, terlena oleh rasa yang katanya "cinta" Besok mungkin belum waktunya Pagi masih menari dengan riang Dan malam menari dengan angkuh Biarkan aku mati suri Pura pura senang dan mencintai Agar jikalau besok adalah waktunya Hanyalah ikhlas yang tersisa

Sajak Sajak Mabuk

Gambar
Dibuat saat pergantian waktu antara malam dan pagi. Dibuat disaat tidak sadarkan diri antara kantuk dan sadar. Yang jelas ditemani sebatang rokok kretek dan segelas kopi. Yang telah disumpah menjadi pendamping sampai matahari bangun dari matinya. Sajak ini mabuk, entah kemana artinya mungkin sedang tawar menawar harga PSK. Sajak ini mabuk, entah dimana esensinya mungkin didalam  alkohol milik pelacur. Sajak ini mabuk, entah kemana penulisnya mungkinkah dalam pengaruh kantuk yang membuatnya setengah sadar seperti orang sedang mabuk. Dan membuat si penulis percaya bahwa ia telah menjelma menjadi sajak sajak mabuk yang tercipta dari kalimat sakit milik perempuan perayu lelaki yang membuatnya setengah gila. Lantas dimana penulis sajak ini? Berdiam dalam tenang menikmati sakit.