Kopi dan Terimakasi


Aku berdoa melalui secangkir kopi yang ditanam dengan kasih oleh seorang petani yang  sederhana dan murah senyum

Berkatnya aku bahagia

Berkatnya aku tak jadi gila

Berkatnya aku mudah tertawa

Berkatnya bos ku yang maha benar kini menjadi periang

Entah harus dengan apa kubalas kebaikanmu

Tapi kuberjanji untuk merayakan sedikit atau banyaknya rezeki yang kuterima hari ini

Entah berupa uang, teman yang baik, atau atasan yang pengerti dengan secangir kopi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berapa orang?

Sajak Sajak Mabuk

gelandang dan bunga desa